Breaking

20 Paket Bantuan Diaspora Calgary Disalurkan ke Penyintas Gempa Manggarai Barat, 11 Sembako dan 9 Khusus Ibu-Anak

RE
Rabu, 07 Oktober 2026
20 Paket Bantuan Diaspora Calgary Disalurkan ke Penyintas Gempa Manggarai Barat, 11 Sembako dan 9 Khusus Ibu-Anak

KUPANG — General Manager Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa Shofa Qudus menyatakan pemenuhan gizi dan perlindungan kelompok rentan menjadi fokus utama dalam penyaluran bantuan tersebut. Paket sembako dialokasikan untuk menjamin ketersediaan pangan keluarga dalam beberapa waktu ke depan, sementara paket ibu dan anak disiapkan sebagai perhatian spesifik bagi pemenuhan nutrisi, perlengkapan esensial, serta kenyamanan tumbuh kembang balita di tengah keterbatasan pascabencana.

Bantuan itu menyasar keluarga terdampak gempa di Dusun Gulung Turi dengan total 20 paket dukungan. Rinciannya, 11 paket sembako dan sembilan paket khusus ibu dan anak.

106.703 Rumah Rusak, 2.147 Fasilitas Pendidikan Terdampak

Shofa menyebut dampak gempa di NTT masih cukup besar. Berdasarkan data per 2 Oktober 2026, sebanyak 106.703 unit rumah tercatat mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

Kerusakan juga menimpa fasilitas publik. Tercatat 2.147 fasilitas pendidikan, 157 fasilitas kesehatan, 687 kantor, 652 rumah ibadah, empat pasar tradisional, dan 1.915 fasilitas umum lainnya turut terdampak.

"Besarnya dampak tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat tidak berhenti ketika masa tanggap darurat berakhir," kata Shofa.

Menurut dia, pemulihan tempat tinggal, fasilitas pendidikan, dan layanan dasar masih menjadi kebutuhan penting. Tujuannya agar masyarakat terdampak dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

26.643 Jiwa Jadi Penerima Manfaat Layanan DMC Dompet Dhuafa

Sejak fase tanggap darurat, Dompet Dhuafa melalui DMC telah memberikan berbagai layanan kemanusiaan di sejumlah wilayah terdampak gempa. Layanan itu mencakup pemenuhan kebutuhan dasar, layanan kesehatan, pendidikan, air bersih, hingga pencarian dan pertolongan.

Hingga 2 Oktober 2026, total penerima manfaat dari berbagai layanan tersebut mencapai 26.643 jiwa. Layanan air bersih menjangkau 977 penerima manfaat, pembangunan masjid darurat 2.480 penerima manfaat, distribusi logistik nonpangan 1.646 penerima manfaat, dan layanan kesehatan 3.726 penerima manfaat.

Distribusi logistik pangan menjangkau 5.503 penerima manfaat. Layanan pendidikan dan Psychological First Aid (PFA) sebanyak 3.007 penerima manfaat, layanan internet 339 penerima manfaat, serta kegiatan SAR, evakuasi, dan asesmen 376 penerima manfaat.

"Layanan permakanan menjadi layanan dengan jumlah penerima manfaat terbanyak, yakni mencapai 8.589 jiwa," ujar Shofa.

Alferdo: Bantuan Sangat Berarti bagi Keluarga Kami

Salah seorang penerima manfaat, Alferdo, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterima. Menurutnya, bantuan tersebut membantu memenuhi kebutuhan keluarganya setelah bencana.

"Terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah bencana. Semoga kebaikan dan kepedulian dari para donatur dibalas oleh Tuhan dan menjadi berkat bagi semuanya," katanya.

Sumber: kupang.antaranews.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua