Luminar Hadirkan Aplikasi Edit Foto untuk Googlebook, Dukung "Continue On"
NAVIGASI.CO.ID — Luminar meluncurkan aplikasi edit foto yang dibangun ulang untuk Googlebook, platform komputasi anyar Google yang resmi tersedia bagi konsumen pekan ini. Aplikasi ini mengadopsi standar kualitas "Tier 1" Google, lengkap dengan pintasan papan tik, jendela yang bisa diubah ukuran, dan fitur seret-lepas. Pengguna Android bisa memulai penyuntingan di ponsel lalu melanjutkannya di Googlebook berkat dukungan "Continue On".
Luminar bukan nama baru di dunia penyuntingan foto. Aplikasi ini sudah hadir di Mac, Windows, Android, iOS, iPad, dan ChromeOS. Kini giliran Googlebook yang masuk daftar dukungannya.
Versi untuk Googlebook dibangun ulang agar berjalan optimal di layar besar. Luminar mengklaim aplikasinya memenuhi standar "Tier 1" yang ditetapkan Google untuk platform tersebut.
Bukan Sekadar Port Aplikasi Android
Perbedaan utama terletak pada antarmuka dan kontrol. Di Googlebook, Luminar mendukung jendela yang bisa diubah ukuran, kendali penuh tetikus dan papan tik, pintasan, status hover, multitasking, seret-lepas, serta pengelolaan berkas.
Fitur-fitur itu tidak tersedia di versi ponsel dan tablet. Luminar menyebut kemampuan tersebut sebagai hasil beberapa putaran pengujian khusus untuk sistem operasi Googlebook.
Sejumlah fitur baru juga diperkenalkan saat peluncuran. Ada Generative Erase, HDR Merge, dan penyuntingan batch. Ketiganya biasanya diasosiasikan dengan perangkat lunak penyuntingan kelas profesional.
Mulai di Ponsel, Selesaikan di Laptop
Luminar mempertahankan dukungan Android yang sudah ada. Pengguna bisa mengatur kualitas foto, menangani penyuntingan RAW, dan memakai kecerdasan buatan untuk mengganti latar belakang atau membuat masking.
Fitur "Continue On" menjadi nilai jual tersendiri. Penyuntingan bisa dimulai di ponsel Android dan diselesaikan di Googlebook dengan akun yang sama. Satu aplikasi, satu langganan.
Pengguna Googlebook dapat mengunduh Luminar melalui Play Store. Ada penawaran sementara berupa akses gratis selama 12 bulan. Setelah masa itu, pembelian satu kali akan membuka fitur premium secara permanen.
Pertanyaan Besar soal Dukungan Aplikasi
Kehadiran Luminar menjawab sebagian kekhawatiran soal ekosistem aplikasi Googlebook. Platform ini baru resmi menyambut pelanggan pekan ini, dan dukungan pengembang menjadi salah satu pertanyaan terbesar di kalangan calon pengguna.
Beberapa aplikasi lain juga mulai merambah Googlebook. Fantastical memulai debut Android-nya di platform ini. Namun tidak semua mulus: Googlebook dengan chipset Intel disebut berpotensi kesulitan menjalankan aplikasi Android yang "kompleks".
Luminar setidaknya menunjukkan bahwa pengembang serius menyiapkan versi yang disesuaikan, bukan sekadar melempar aplikasi ponsel ke layar laptop.