Breaking

Dokumen Beatifikasi Hamba Allah Mgr Gabriel Manek Mulai Diperiksa di Vatikan, Umat NTT Diminta Doa dan Wujudkan Keteladanan

RE
Sabtu, 19 September 2026
Dokumen Beatifikasi Hamba Allah Mgr Gabriel Manek Mulai Diperiksa di Vatikan, Umat NTT Diminta Doa dan Wujudkan Keteladanan

KUPANG — Pemeriksaan enam dos dokumen itu menandai masuknya riwayat hidup, tulisan, khotbah, serta ajaran Mgr Gabriel Manek ke tahap telaah resmi di lingkungan Dikasteri Penggelaran Kudus. Dokumen sebelumnya dikirim melalui perwakilan Vatikan di Indonesia dan tiba di Roma pada 26 Februari 2026.

Sr. Gratiana, PRR, dalam refleksinya dari Roma, mengajak umat memaknai tahapan tersebut bukan semata sebagai proses administratif Gereja, melainkan sebagai bagian dari perjalanan iman untuk mengenang dan menguji kesaksian hidup Hamba Allah Gabriel Manek.

Menurut dia, seluruh riwayat hidup, tulisan, khotbah, serta ajaran sang Hamba Allah akan ditelaah secara cermat. Proses itu diharapkan menunjukkan keselarasan hidup dan pengajaran Mgr Gabriel Manek dengan iman serta ajaran Gereja Katolik.

Apa yang Diperiksa di Dikasteri Penggelaran Kudus?

Pemeriksaan menyasar keselarasan antara kehidupan, karya, dan pengajaran sang Hamba Allah dengan doktrin Gereja Katolik. "Da mihi virtutem" atau "berilah aku kekuatan" menjadi ungkapan doa yang menyertai perjalanan tersebut.

Sr. Gratiana menekankan proses menuju pemberian gelar kudus tidak berlangsung singkat. Umat membutuhkan ketekunan untuk tetap mendoakan proses tersebut sekaligus menjaga ingatan dan semangat devosi terhadap sosok Mgr Gabriel Manek.

Harapan umat juga tertuju pada tahapan pemeriksaan mengenai kemungkinan adanya mukjizat yang menjadi bagian dari proses kanonisasi sesuai ketentuan Gereja. Doa umat diarahkan agar seluruh proses berlangsung dalam bimbingan Roh Kudus.

Misa Khusus hingga Doa di Novisiat SVD Kuwu

Di sejumlah tempat, doa khusus untuk intensi tersebut mulai dilakukan. Di Novisiat SVD Kuwu, para suster PRR bersama para novis SVD merayakan misa dengan intensi khusus agar proses penggelaran Mgr Gabriel Manek berjalan lancar.

Penasehat Komunitas SMGM Pusat Dr. Bele Antonius, saat ditemui di Kupang, Jumat (18/9/2026), mengatakan pembukaan dokumen di Vatikan merupakan tahapan yang patut dimaknai dengan penuh syukur sekaligus doa.

Menurut Bele, tahapan tersebut menunjukkan dokumen yang telah dipersiapkan dan dikirim ke Roma kini memasuki proses pemeriksaan sesuai mekanisme Gereja.

"Ini menjadi momentum bagi kita untuk semakin mengenal kembali kehidupan, karya, dan keteladanan Mgr Gabriel Manek. Kita tidak hanya berbicara tentang sebuah gelar, tetapi tentang nilai-nilai iman dan pelayanan yang diwariskannya kepada umat," kata Bele.

Keteladanan bagi Warga Miskin dan Penderita Kusta

Bele mengajak komunitas dan umat tidak menjadikan proses tersebut sebagai alasan berhenti pada kebanggaan terhadap sosok Mgr Gabriel Manek. Keteladanan sang Hamba Allah perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama melalui kepedulian kepada sesama yang miskin, kecil, dan menderita.

"Yang paling penting adalah bagaimana semangat pelayanan beliau terus hidup di tengah umat. Doa harus berjalan bersama dengan tindakan nyata," ujarnya.

Mgr Gabriel Manek dikenal sebagai tokoh Gereja asal Nusa Tenggara Timur yang memberikan perhatian besar kepada masyarakat miskin dan penderita kusta. Keteladanan hidupnya menjadi bagian dari ingatan iman umat yang terus diwariskan hingga kini.

Bagi umat yang mendukung proses tersebut, pembukaan dokumen di Vatikan menjadi momentum untuk kembali menimba keteladanan dari cara Mgr Gabriel Manek menghidupi iman, khususnya keberpihakannya kepada mereka yang kecil, miskin, dan menderita.

Keputusan mengenai penggelaran seseorang sebagai beato sepenuhnya berada dalam proses dan kewenangan Gereja melalui tahapan pemeriksaan yang berlaku. Doa dan harapan umat terus dipanjatkan agar proses tersebut berjalan dengan baik.

Perjalanan menuju penggelaran kudus bukan hanya tentang kemungkinan sebuah gelar, tetapi juga tentang bagaimana teladan hidup seorang Hamba Allah dapat terus menjadi cahaya bagi umat yang masih menjalani peziarahan iman.

Sumber: flobamora-spot.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua