MATARAM — Kepala Stasiun Geofisika Mataram Sumawan menyatakan pusat gempa terletak pada koordinat 8,77 derajat lintang selatan dan 116,14 derajat bujur timur. Titik itu berjarak sekitar sembilan kilometer tenggara Kabupaten Lombok Barat dengan kedalaman 92 kilometer.
"Gempa terjadi pada 7 Oktober 2026 pukul 04.15 WITA," ujar Sumawan dalam keterangan di Mataram, Rabu.
Getaran Terasa hingga Pulau Sumbawa
BMKG mencatat getaran gempa menjangkau berbagai wilayah di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Meski berkekuatan 5,2 magnitudo, gempa ini tidak berpotensi memunculkan gelombang tsunami.
Hingga informasi ini diterbitkan, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Warga di sejumlah titik dilaporkan merasakan getaran, terutama mereka yang berada di dalam rumah saat gempa terjadi dini hari.
BMKG Imbau Warga Tidak Percaya Informasi Tak Terverifikasi
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait gempa bumi di Lombok Barat. Imbauan ini menyusul maraknya pesan berantai yang kerap beredar usai gempa.
Warga diminta memantau informasi resmi dari kanal BMKG untuk mengetahui perkembangan terkini. Hingga Rabu, belum ada peringatan lanjutan yang dikeluarkan pihak berwenang.