Gempa Flores NTT: Menhan Sjafrie Kirim 20 Ton Bantuan ke Nagekeo, Lengkap dengan Starlink dan Alat Produksi Air Bersih

Menhan Sjafrie meninjau lokasi pengungsian dan menyerahkan bantuan logistik untuk warga terdampak gempa di Nagekeo, Flores, NTT.
Penulis: Redaksi
Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:49:01 WIB

JAKARTA — Kementerian Pertahanan (Kemhan) menggerakkan bantuan kemanusiaan tahap awal untuk warga terdampak gempa di Flores, NTT. Sebanyak 20 ton logistik dikirim menggunakan pesawat angkut A400M, yang sehari sebelumnya ambil bagian dalam parade HUT Ke-81 RI di langit Jakarta, Senin (17/8).

Sjafrie tidak sekadar menyerahkan bantuan secara seremonial. Ia langsung turun memeriksa titik-titik kerusakan dan menemui warga yang bertahan di lokasi pengungsian.

Rincian 20 Ton Bantuan: Tenda, Velbed, hingga Alat Produksi Air Bersih

Logistik yang dikirim mencakup kebutuhan dasar hingga alat pemulihan infrastruktur vital. Berikut daftar lengkapnya:

  • 25 set tenda dan 484 velbed untuk tempat berlindung sementara.
  • 700 paket makanan siap saji, 500 dus susu cair, serta tambahan mi instan, bubur bayi, popok, dan pembalut.
  • 1.480 selimut, 101 matras, dan 35 kelambu lapangan.
  • 15 set Starlink untuk memulihkan jaringan komunikasi yang terputus.
  • 10 set solar cell dan 2 unit alat reverse osmosis (RO) untuk memproduksi air bersih.
  • 18 koli obat-obatan.

Arahan Tegas ke Prajurit: Evakuasi Hingga Pemulihan

Dalam kunjungannya, Sjafrie meninjau posko Yonif TP 834/Wakanga Mere di Kabupaten Nagekeo, jajaran Brigif 21/Komodo dan Kodam IX/Udayana. Kepada para prajurit di lapangan, ia menekankan agar bantuan diberikan secara maksimal, tidak hanya saat tanggap darurat.

"Mulai dari proses evakuasi hingga pemulihan wilayah," demikian arahan yang disampaikan Menhan kepada personel TNI yang bertugas.

Kehadiran alat reverse osmosis (RO) menjadi sorotan utama. Di lokasi bencana, akses air bersih kerap menjadi masalah kritis kedua setelah pangan. Dengan dua unit RO ini, kebutuhan air minum warga diharapkan terpenuhi lebih cepat, sekaligus mencegah penyakit pascagempa.

Sjafrie berharap dukungan logistik dan personel TNI yang dikerahkan mampu mempercepat proses pemulihan wilayah pasca bencana. Bantuan ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan yang melibatkan seluruh unsur, termasuk pemerintah daerah setempat.

Reporter: Redaksi