Gempa M 7,7 Guncang Flores, BPBD Ende Catat Satu Pasien RSUD Meninggal karena Syok

Petugas gabungan membersihkan material runtuhan yang menutupi badan jalan di empat titik ruas jalan Trans Ende akibat gempa M 7,7.
Penulis: Redaksi
Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:59:01 WIB

ENDE — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang menggunakan Pulau Flores pada Sabtu pagi menimbulkan korban jiwa di Kabupaten Ende. BPBD setempat mencatat satu orang meninggal dunia, sementara belasan warga lainnya mengalami luka-luka dan sejumlah rumah rusak.

Kepala BPBD Kabupaten Ende, Marselus Eclesianus Meta, mengatakan korban meninggal merupakan pasien yang tengah menjalani perawatan sebelum gempa terjadi. "Sebelum gempa korban tersebut sudah dirawat, lalu meninggal karena syok," ujarnya dalam keterangan pers di Ende, Sabtu sore.

14 Warga Luka-Luka, Dua Dirawat Intensif di RSUD Ende

Dari data sementara BPBD, terdapat 14 orang mengalami luka-luka akibat gempa. Sebanyak 11 orang di antaranya hanya mengalami luka ringan, dua orang menderita patah tulang, dan satu orang lainnya mengalami cedera kepala.

"Untuk yang luka ringan sudah dipulangkan ke rumah masing-masing usai dirawat. Sementara untuk yang patah tulang dan cedera kepala masih dirawat di sini," kata Marselus merujuk pada RSUD Ende.

Pemerintah Kabupaten Ende telah mendirikan tenda penampungan sementara untuk pelayanan darurat di halaman RSUD Ende serta mengaktifkan pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan.

81 Rumah Warga Rusak, Fasilitas Kesehatan Ikut Terdampak

Guncangan gempa turut merusak puluhan bangunan di wilayah Ende. Data sementara BPBD mencatat 81 rumah penduduk mengalami kerusakan dengan rincian 65 unit rusak ringan, dua unit rusak sedang, dan 14 unit rusak berat.

Selain permukiman, fasilitas umum juga tak luput dari dampak gempa. Sebanyak enam unit fasilitas ibadah mengalami rusak ringan, lima unit fasilitas pelayanan publik, dan dua unit fasilitas pendidikan turut rusak. Yang lebih memprihatinkan, 14 fasilitas kesehatan dilaporkan mengalami kerusakan.

Empat Titik Jalan Trans Ende Tertutup Material Runtuhan

Jalur transportasi di kabupaten itu juga terputus akibat longsor. BPBD mencatat empat titik ruas jalan rusak, meliputi Jalan Trans Ende-Nagekeo, Trans Ende-Arubara, dan Trans Ende-Wolotopo.

Material runtuhan tebing yang menutupi badan jalan tengah dibersihkan oleh petugas gabungan. "Kami sudah membuka posko bencana di Kantor BPBD Kabupaten Ende untuk mempercepat pendataan korban dan kerusakan," jelas Marselus.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan yang hingga kini masih terjadi. Warga yang rumahnya rusak diharapkan segera melapor ke posko terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Reporter: Redaksi