Pelindo Pangkalbalam Gelar Upacara HUT Ke-81 RI Pakai Baju Adat Melayu, Tekankan Layanan Digital
NUSA TENGGARA TIMUR — Upacara yang digelar di kawasan Pelabuhan Pangkalbalam ini mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur". Bagi Pelindo, tema tersebut bukan sekadar slogan. Pihak manajemen memaknainya sebagai instruksi untuk terus membangkitkan perekonomian masyarakat Babel melalui peningkatan kualitas layanan.
Baju Adat dan Semangat Pengorbanan Pahlawan
Penggunaan baju adat Melayu dalam upacara kali ini merupakan pesan visual yang kuat. "Hari ini, kita memakai baju adat untuk menyemarakkan HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia," ujar A Yoga Suryadarma usai upacara.
Lebih jauh, ia menyebut peringatan kemerdekaan adalah momentum refleksi. Pihaknya mengajak seluruh karyawan untuk merenungi dan menghayati perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan air mata, harta benda, hingga nyawa demi merebut kemerdekaan.
"Semangat dan pengorbanan para pahlawan ini tentunya sangat menginspirasi bagi insan pelabuhan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di daerah ini," kata Yoga.
Digitalisasi Pelabuhan untuk Tekan Waktu Tunggu
Di tengah perayaan, Pelindo Pangkalbalam tidak melupakan agenda utamanya: efisiensi logistik. Perusahaan terus menggenjot layanan kepelabuhanan berbasis digital untuk memangkas waktu tunggu kapal.
Langkah yang diambil meliputi penyederhanaan izin berlayar serta percepatan proses bongkar muat barang. Seluruh proses ini dijalankan secara transparan dan terpadu melalui sistem digital.
Transformasi ini diharapkan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Arus barang yang lebih cepat berarti biaya logistik yang lebih efisien bagi para pengguna jasa pelabuhan.
Harapan untuk Pelayanan yang Makin Cepat dan Akurat
Yoga menambahkan, semangat nasionalisme harus diwujudkan dalam bentuk nyata, bukan hanya seremonial. Pihaknya berharap seluruh insan pelabuhan menjunjung tinggi nilai tersebut untuk mendukung terciptanya pelayanan yang baik, tepat, cepat, dan akurat.
"Kami berharap insan pelabuhan menjunjung semangat nasionalisme untuk mendukung terciptanya pelayanan yang baik, tepat, cepat dan akurat kepada pengguna jasa pelabuhan ini," tandasnya.
Ia optimistis, dengan pelayanan prima yang berkelanjutan, pembangunan dan perekonomian masyarakat di daerah itu dapat berjalan lebih merata, adil, dan makmur. Peringatan HUT RI ini menjadi pengingat bahwa kemajuan sebuah bangsa berakar dari kerja keras dan dedikasi di sektor-sektor fundamental seperti logistik.